Latest Post

Kemampuan Membuat Orang Tertawa dengan 3, 5, 7 Langkah

Membuat seseorang tertawa nyatanya seperti suatu prestasi. Prestasi ini lebih rumit daripada yang kita kira. Membangun kemampuan membuat orang lain tertawa dengan 3, 5, 7 langkah mudah. Bagaimana melakukannya? Bagaimana cara agar orang mau mendengarkan kita?

Mereka mengatakan tertawa adalah obat sehat bagi yang hidup. Orang yang tertawa bisa membakar kalori dengan meningkatkan detak jantung sebesar 10-20 persen. Karena itu banyak orang membutuhkan seseorang yang memilki ‘kemampuan membuat orang tertawa’.

Membuat Orang Tertawa

Banyak hal yang harus kita ketahui untuk membuat orang tertawa. Menggunakan kata-kata jenaka untuk meledek, misalnya. Kunci membuat orang tertawa adalah menjaga ritme. Menjaga ritme agar lelucon kita tetap lucu, singkat, dan jangan biarkan mereka menunggu terlalu lama.

Orang tertawa dengan cara yang sama di setiap bahasa, karena tawa adalah koneksi universal. Membuat orang lain tertawa bisa memberi kita jarak. Hal itu memungkinkan kita membentu ide pada satu peristiwa untuk berpikir, menghadapi, dan kemudian melanjutkan dalam lelucon. Itupun jika lelucon kita mau didengarkan orang lain.


Tiga Langkah Mengenal Orang Yang Mendengarkan Lelucon Kita

Tidak ada yang lebih menular selain tawa dari anak-anak kecil, bahkan tidak perlu kita peduli dengan apa yang mereka tertawakan. Dari sana ke sini, dari sini ke sana, hal-hal lucu ada di mana-mana. Seperti sabun bagi tubuh, demikian pula tawa bagi pendengar kita.

Tidak semua yang kita jadikan pendengar candaan kita adalah orang yang kita kenal dekat. Bisa saja, itu orang baru yang kita temui disuatu tempat. Untuk itu, kita harus memahami dan mengenal karakter orang secara umum dengan cepat. Bagaimana langkahnya? Berikut tiga langkah untuk mengenal karakter orang, seperti:

1. Pengamatan

Dengan jujur mengamati gaya berkomunikasi seseorang ketika kita berinteraksi dengannya. Hal ini dapat memberikan petunjuk tentang karakter dan kepribadian mereka. Siapa ia dan dari kalangan mana ia berasal. Kenali gaya komunikasi mereka.

Apakah mereka termasuk orang yang pasif, agresif, asertif (terbuka) dan manipulatif (suka ngarang-ngarang cerita). Hal ini bisa membantu kita, memilih lelucon mana yang paling tepat untuk disampaikan, agar tidak salah sasaran.

Tawa itu tidak memiliki aksen asing.

2. Perhatikan

Ada banyak keuntungan menjadi orang yang jeli dan memperhatikan. Memperhatikan orang dengan memanfaatkan hasil temuan bisa membantu kita mendapatkan jokes baru, menangkap basah seseorang yang sedang bingung, memenangkan argumen atau memenangkan pikiran pendengar kita.

Penampilan seseorang dapat memberikan petunjuk tentang kepribadian dan karakternya. Misalnya pakaian yang mereka kenakan, tato, atau cincin yang ia pakai. Orang secara terus menerus (tanpa disadari) mengirimkan petunjuk tentang siapa diri mereka dan apa yang mereka mau dengar.

Kita hanya harus tahu apa yang kita cari. Perhatikan bahasa tubuh, ekspresi wajah dan gaya berkomunikasi orang lain tanpa membiarkan mereka tahu bahwa kita sedang memperhatikan mereka.



3. Dengarkan

Mendengarkan apa yang dikatakan orang lain dapat memberikan informasi tentang bagaimana mereka berpikir, merasa, dan merespons apa yang sedang mereka bicarakan. Mereka berbicara tentang uang, maka jokes yang ditunggu mereka seputar tentang hal tersebut.

Jika mereka diam atau bengong, segera berikan kejutan dengan pertanyaan yang simple. “Sudah makan?” atau pertanyaan lainnya yang membuat lebur suasana. Obrolan ringan membantu kita menganalisis seseorang dalam situasi yang lebih santai.

Lima Teknik Agar Lelucon Kita Didengarkan

Membuat orang tertawa itu gampang-gampang susah. Dan tanpa kita sadari ini ada tekniknya. Dari pemilihan bahasa yang tepat, dimengerti, pemilihan diksi dan lainnya. Berikut Dyarinotescom susun lima teknik untuk memastikan orang mendengarkan kita saat kita sedang melucu dan berbicara komedi, seperti:

1. Tunjukkan Bahwa Aku Mengenalmu

Ketika kita berbicara dengan seseorang, kita harus mencoba untuk menempatkan diri kita pada posisi mereka dan memahami perspektif mereka. Mereka mau mendengarkan apa, seperti kamu yang mau mendengarkan apa. Tunjukan bahwa kamu memang benar-benar mengenal siapa mereka.

Ketika ingin orang lain mendengarkan cerita lelucon kamu selanjutnya, maka harus ada sebuah penghargaan, yaitu dengan ‘mendengarkan keramaian dan tertawanya’. Kamu harus bersedia mendengarkan saat orang lain tertawa terhadap cerita yang kamu sampaikan.


2. Jadilah percaya diri dan meyakinkan

Kita harus berbicara dengan keyakinan, meyakinkan, dan memastikan bahwa pesan kita jelas dan mudah mereka untuk pahami. Ini dapat membantu kamu tampil lebih renyah dan menarik dengan bahasa kekinian.

Ingat! salah satu penyebab seseorang tidak didengarkan saat berbicara adalah karena ia menyampaikan sesuatu dengan terlalu cepat. Akibatnya, ada kata-kata yang tidak terdengar jelas dan membuat orang pusing.

3. Perhatikan bahasa tubuh

Ketika kita bercerita tentang kelucuan, kita harus memperhatikan bahasa tubuh mereka dan menyesuaikannya dengan bahasa tubuh kita. Misalnya, kita harus menjaga kontak mata, dan menggunakan gerakan terbuka.

Ekspresi wajah, gestur, dan postur adalah bagian dari bahasa tubuh untuk berkomunikasi secara non-verbal. Semua itu ditunjukkan secara refleks atau tanpa sadar ketika seseorang sedang mendengarkan sesuatu. Orang akan menjaga kontak mata saat ia tertarik pada topik yang kita bicarakan.

4. Berbicaralah dengan arah yang benar

Ketika kita sedang membuat orang lain tertawa, kita harus mencoba untuk berbicara ke arah telinga mereka. Bukan bermaksud menghendus-heduskan nafas kita ke telinga mereka, tetapi membantu mereka mendengar kita dengan jelas, dan memudahkan mereka untuk fokus pada apa yang kita sedang ceritakan.

Hati-hati, lelucon terkadang, seperti ‘sambal di mata’, karena kata-kata yang terlalu tajam dan menyakitkan. Sebenarnya, bisa saja orang tersebut melakukan hal itu karena tidak sengaja. Ia tidak paham cara memilih diksi yang benar sehingga menyebabkan terjadinya kesalahpahaman.


5. Temukan topik yang menarik

Kita harus mencoba menemukan topik yang menarik bagi orang yang kita ajak bicara. Ini dapat membantu mereka tetap terlibat dan membuat mereka lebih cenderung mendengarkan kita. Misalnya, kita bisa menanyakan hobi, minat, atau pendapat mereka tentang kejadian terkini untuk kita hubung-hubungkan dengan cerita kita.

Tujuh Cara Membuat Seseorang Tertawa

Ada beberapa cara untuk membuat seseorang tertawa, termasuk menceritakan lelucon, menggunakan permainan kata, cerita, hingga menggunakan sarkasme. Berikut Dyarinotescom susun beberapa tips untuk membuat seseorang tertawa:

1. Sesuatu yang lucu

Untuk membuat orang tertawa pastinya ceritakan sesuatu. Salah satu cara termudah untuk membuat orang tertawa adalah dengan menceritakan lelucon. Pastikan lelucon yang Kamu ceritakan tidak mengandung unsur yang menghina atau menyakiti siapapun. Pilih lelucon ringan dan tidak sensitif untuk membuat semua orang tertawa.

2. Permainan kata

Permainan kata adalah cara yang menyenangkan untuk membuat orang tertawa. Kamu dapat menggunakan permainan kata, sajak, atau permainan kata lainnya untuk menciptakan efek lucu. Kata mencerminkan siapa dibaliknya.



Salah satu teknik komedi yang tidak semua komedian bisa menguasainya yaitu paraprodoskian atau word play. Secara harafiah kedua kata ini mengandung makna yaitu permainan kata kata. Dikatakan sebuah paraprosdokian bila kalimat atau pernyataan dengan ending yang tak terduga. Ini berarti bisa berbeda atau melawan harapan, dan biasanya menempatkan bagian pertama kalimat dalam konteks baru dan lucu.

Beberapa permainan word play, seperti:

  • Teman saya tidak tahan melihat sampah yang berserakan di dalam kantor. Ia tidak tahan dengan persaingan”.
  • Kita berharap suatu hari nanti kita akan mengetahui kebahagianan yang tiada tara memiliki seorang anak yang sukses. Dengan membayar orang lain untuk membesarkan mereka”.
  • Manusia didunia ini terbagi kedalam dua jenis, yaitu: orang yang membaca Dyarinotescom dan orang yang tidak”.

3. Gunakan sarkasme

Sarkasme bisa menjadi cara yang bagus untuk membuat seseorang tertawa, tetapi penting untuk menggunakannya dengan hati-hati tanpa melukai dan menyakiti seseorang. Seseorang mungkin saja menggunakan kalimat sarkastik untuk mencoba mencairkan suasana, namun seringkali situasi tersebut menjadi salah konteks dan sama sekali tidak lucu.

Sindiran tajam dengan balutan humor, namun sering menyebabkan efek psikologi bagi orang lain. Pastikan orang yang Kamu ajak bicara mengerti betul bahwa kita sedang menyindir dan ini tidak serius. “Ini Jokes bro”.

4. Berbagi cerita lucu

Berbagi cerita lucu atau anekdot bisa menjadi cara yang jitu untuk membuat orang tertawa. Pilih cerita yang ringan dan tidak terlalu panjang agar semua orang terhibur. Banyak sekali cerita-cerita lucu yang bisa kita bagikan.

Seperti video berikut ini:

5. Gunakan komedi fisik

Komedi fisik, seperti ekspresi wajah atau gerak tubuh yang lucu, bisa menjadi cara yang bagus untuk membuat orang tertawa. Pastikan Kamu tidak melanggar asas kepantasan. Buat aksi kocak dengan menirukan suara atau gerakan tertentu atau menunjukkan trik sederhana yang bisa membuat mereka tertawa. Buat tarian konyol atau adegan berlebihan dari film populer untuk membuat anggota keluarga tertawa terbahak-bahak.

6. Pada diri sendiri

Gaya ini paling aman dengan mencela diri sendiri. Walaupun terkadang merendahkan diri sendiri tapi cukup efektif. Mampu menertawakan diri sendiri bisa menjadi cara yang bagus untuk membuat orang lain tertawa. Berada di posisi aman tentunya.

Bagikan cerita lucu tentang sesuatu yang memalukan terjadi pada masa kecil kamu, misalnya. Atau bisa juga dengan membuat lelucon tentang salah satu kekurangan kamu sendiri. Seperti kutil dikepala atau bisul di gigi. Semoga berhasil.

7. Gunakan humor dalam pesan

Cara membuat orang tertawa juga bisa menggunakan pesan sebagai sarana humor. Jika Kamu ingin membuat seseorang tertawa melalui pesan teks, kamu dapat mengirimkan meme, gambar lucu, atau bisa juga gambar yang dibubuhkan dengan tulisan lucu.

Pastikan humornya sesuai dan tidak menyinggung. Ingat, humor itu subjektif, jadi apa yang membuat seseorang tertawa belum tentu membuat orang lain tertawa juga. Penting untuk mengetahui mereka itu siapa, dan memilih humor yang sesuai untuk mereka.


NOTES

Ada seorang rekan di kantor kami (Rudi). Ia kategori seorang suami yang baik dan setia. Sangking baiknya, di dalam dompetnya terdapat foto sang istri. Besar, terang, terpampang disana. Dan saat teman-teman melihat, ia langsung di beri jempol. “Hebat kamu bro, suami setia“.

Lalu, Imam bertanya: “emang buat apa foto istri didalam dompet” Dia menjawab: “Jika ada masalah di kantor, aku selalu memandang foto ini, dan lunas! permasalahan yang kuhadapi langsung reda“.

Kok bisa begitu, bro?” tanya Imam. Rudi menjawab kembali: “Ya iya lah bro, setiap kali aku melihat foto istriku, semua permasalahan di kantor menjadi kecil ‘gak ada arti’ dibandingkan dengan masalahku dengan dia!” Lol.

Salam Dyarinotescom.


Related Posts:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publisher artikel lifestyle yang dikemas menarik, dengan tips dan opini, serta didesain secara kekinian untuk pembaca setia.