Setan Musuh Yang Nyata. Bagaimana Mengenalinya?

Setan musuh yang nyata bagi kita yang sadar. Sadar bagaimana mengenalinya, dan sadar bagaimana ia melakukan tipu muslihat bagi hamba Allah SWT yang lemah. Mengapa mereka dinamai Setan dan bagaimana cara menghadapinya?

Dan Mereka Dinamai Sebagai Setan

Setan merupakan salah satu dari makhluk Allah SWT yang diciptakan dari unsur yang berbeda. Berasal dari api bukan tanah, apalagi cahaya.

Lalu mengapa juga makhluk ini dinamai Setan?

Syaithan (setan) itu sendiri berasal dari kata dasar ‘syathana’, yang memiliki makna ‘ba’uda’ atau jauh. Biasanya kata ‘ba’uda’ ini di tempatkan pada frasa ‘ghazwatun ba’idah’, yang bisa kita maknai peperangan yang jauh. Kata ‘syathona’ juga sering di gunakan pada kalimat ‘rumah itu syathana’, atau rumah itu jauh.

Di namakan syaithan karena dia jauh dari rahmat Allah SWT. Sama seperti seorang hamba Allah SWT seperti kita ‘manusia’ bisa menjadi seperti setan, maka di sebutlah ‘syayyathana rajul’, yang berarti: “laki-laki itu berubah menjadi seperti setan”.

Manusia tersebut berubah menjadi seperti setan karena: “Telah mengerjakan perbuatan setan”. Sehingga kemudian menyebabkannya di jauhi oleh manusia lainnya, sebagaimana Allah SWT menjauhkan iblis dari surga.

Itulah sebab mengapa dinamai syaithan. Kemudian itu di ucapkan kedalam bahasa Indonesia dengan sebutan ‘setan’. Syaithan itu di pastikan jauh dari nikmat Allah SWT. Dan dia di usir dari surga, walaupun sebelumnya dia adalah “Sama-sama penghuni Surga seperti halnya mahluk Allah SWT yang lain”.



Musuh Yang Nyata

Syaithan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Tidak terlihat tapi bisa kamu rasakan. Dan kerjanya hanya menggoda. Menimbulkan keraguan, misalnya. Setan memiliki berbagai cara untuk menyesatkan manusia, antara lain:

1. Bisikkan waswas

Syaithan selalu membisikkan waswas kepada manusia, baik berupa pikiran, perasaan, maupun keinginan. Was-was ini bisa berupa pikiran negatif, perasaan takut, atau keinginan untuk melakukan sesuatu yang buruk. “Nikah gak Yaa..2x”.

2. Menimbulkan keraguan

Syaithan juga berusaha menimbulkan keraguan dalam hati manusia. Keraguan ini bisa berupa keraguan terhadap agama, keyakinan, atau hal-hal lainnya. Keraguan tentang apa yang benar dan di benarkan sebenar-benarnya.

3. Membuat manusia lupa

Syaithan juga berusaha membuat manusia lupa akan hal-hal yang baik dan melanjutkan hal yang jelek. Hal ini bisa di lakukan dengan membuat manusia sibuk lagi lalai dengan hal-hal yang buruk. Membuat manusia malas beribadah, misalnya.

Bingung, bagaimana menghadapinya?



Menghadapi Setan

Untuk menghadapi Syaithan, manusia harus memiliki iman yang kuat, dan berpegang teguh pada ajaran agama yang benar, dan bukan agama yang di karang-karang manusia. Selain itu, manusia juga perlu berhati-hati dan selalu waspada terhadap tipu daya setan.

Bagaimana cara kita manusia menghadapi Syaithan? Beberapa tips untuk menghadapi setan, yakni:

1. Perbanyak ibadah dan zikir

Ini merupakan bentuk mengenal diri dan mengenal sang pencipta. Ibadah dan zikir dapat memperkuat iman dan mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini akan membuat manusia lebih kuat untuk melawan tipu daya setan.

2. Perbanyak membaca Al-Qur’an

Ini adalah firman dari Maha Pencipta. Al-Qur’an adalah sumber petunjuk dan pedoman bagi manusia. Membaca Al-Qur’an dapat memberikan kita kekuatan, kemantapan, dan melindungi diri dari godaan Syaithan.

3. Selalu berpegang teguh pada ajaran agama

Agama itu penting sebagai satu ajaran penuntun. Ajaran agama mengajarkan hal-hal yang baik dan menjauhi hal-hal yang buruk. Dengan berpegang teguh pada ajaran agama, manusia akan terhindar dari tipu daya dan “bisikan manis dari Syaithan”.

4. Selalu waspada terhadap tipu daya setan

Penting bagi kita untuk selalu waspada. Waspada terhadap tipu daya setan. Syaithan selalu berusaha untuk menyesatkan manusia. Oleh karena itu, manusia perlu selalu menjaga diri terhadap tipu daya setan.



Ketika Itu Telah Dijelaskan

Abu Abd al-Rahman al-Khalil bin Ahmad, bin Amr, bin Tamum al-Farahidi, dalam kitabnya al-Ain, memberi penjelasan terkait Syaithan. Penjelasan ini di dasarkan pada surat Al-Kahfi ayat 50:

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim.”

Catatan Buruk

Kegilaan seorang Syaithan itu adalah tentang bagaimana melampiaskan kemarahan. Syaithan sejatinya musuh yang nyata bagi kamu manusia. Hakikat Syaithan juga adalah untuk menyesatkan dan menjerumuskan manusia ke dalam dosa.

Salam Dyarinotescom.

Related Posts:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kumpulan artikel lifestyle yang dikemas menarik, dengan tips dan opini, serta didesain secara kekinian untuk pembaca setia.