online

Pembelajaran yang sudah ditinggalkan

Pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Apapun jenisnya dan caranya, pembelajaran sebagai bentuk pola pendidikan menjadi kunci keberhasilan dalam peningkatan kwalitas komunitas.

Berkat kemajuan teknologi yang ada saat sekarang ini dan juga di tekan ketakutan adanya pandemi, pembelajaran online sudah menjadi bagian dari penawaran dalam tata kelola pendidikan.

 

Benarkah Pembelajaran dengan Tatap muka sudah mulai ditinggalkan?

 

Sebenarnya pembelajaran online menawarkan sejuta manfaat dan keuntungan mulai dari waktu yang efektif dan efisien, penggunaaan teknologi aplikasi, kemandirian dalam memperoleh data dan dukungan dalam sistem belajar, serta bisa menjelajahi ke semua sistem pendidikan yang ada diseluruh dunia.

Mungkin dari sisi interaksi sosial akan sangat jauh menekan dan menurun, itu pun bisa di antisipasi jika kita memiliki kebutuhan dalam bersosialisasi tanpa mengenal umur dan angkatan.

Cukup dengan tujuan bahwa kita berinteraksi sosial bukan karena kita satu sekolah atau satu bangku pendidikan akan tetapi karena kita menyadari bahwa kita mahluk sosial yang harus berinteraksi tanpa ada batasan usia.

  Jaga Kesehatan Dimasa Penghujan

Beberapa orang beranggapan bahwa pembelajaran online membutuhkan motivasi diri yang tinggi. Motivasi yang paling sederhana adalah bahwa hidup kita sia-siakan dengan hal yang tidak bermanfaat dan mengisinya dengan tidak melakukan apa-apa.

Dan itu menjadikan suatu tekanan besar bahwa sebenarnya kita harus belajar dengan cara apapun baik dengan tatap muka atau dengan cara pembelajaran online.

 

 

Kerinduan akan Cara Lama

 

Mungkin benar pandemi membawa perubahan pola belajar. Pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring pun menjadi pilihan sebagai model pendidikan.

Banyak faktor yang menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh atau daring seperti: ketersediaan infrastruktur  daerah pinggiran dan belum meratanya sebaran jaringan internet.

Banyak para pendidik beranggapan bahwa pembelajaran tatap muka lebih ideal sampai sejauh ini. Kata mereka begini:

 

1. Media Pembelajaran Lebih Familiar

 

Sumber dan media belajar daring sejauh ini belum begitu familiar dan mudah di pahami oleh para pendidik dan para murid. Hal ini bersember dari beberapa kesaksiaan yang dyarinotes dapat.

  Pasar Online, Penyedia Kebutuhan Pembeli dalam Jutaan Transaksi

Masalahnya mungkin berkaitan cara pemanfaatan dan pengelolaan sumber maupun media pembelajaran daring seperti aplikasi dan kwalitas pendidik dalam memahami teknologi.

 

2. Tidak Harus Terhubung dengan Jaringan Internet

 

Pendidik maupun murid bisa secara langsung melakukan interaksi dan komunikasi dalam aktivitas belajar. Dan tidak tergantung dengan jaringan internet yang notabene memerlukan biaya.

 

3. Melakukan Interaksi dan Komunikasi Lebih Lancar

 

Interaksi dan komunikasi akan lebih mudah terbina dengan pembelajaran tatap muka. Para pendidik juga akan dengan mudah untuk mempelajari dan memahami serta menilai karakter dari para peserta didik.

Interaksi secara langsung pun memiliki manfaaat untuk mengurangi stres, lebih fokus dalam pembelajaran serta lebih terkontrol.

Poin Penting dari semua ini adalah seberapa besar pengaruh sistem pendidikan dan pola pembelajaran yang di lakukan untuk meningkatkan taraf pengetahuan dan menghasilkan kwalitas komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Dyarinotes is protected
%d bloggers like this: