Latest Post

Stop Abusive Act!

STOP ABUSIVE ACT! – Ada seorang wanita sedang menuju ke tempat kerja. Dalam perjalanan dia melewati sebuah Pet Shop. Di sana ada seekor burung kakak tua. Wanita tersebut tertarik dengan keindahan burung itu.

Saat dia menghampiri burung itu, Si kakak tua berkata, Hey, lady! You’re ugly“. Kaget, wanita itu memperhatikan sekelilingnya, dan burung itu berkata lagi, “Yeah, I’m talking to you. You’re scaring the puppies!” Marah, wanita itu meninggalkan si burung.

Keesokan harinya, saat dia melewati toko itu lagi, kakak tua melihatnya dan berkata, “Wow! Lady, you are really ugly!” Hal ini berlanjut hingga beberapa hari kemudian, sampai akhirnya si wanita menjadi murka dan tidak dapat menahannya lagi.


Dia menyerbu masuk ke Pet Shop dan menghampiri si pemilik lalu berkata,”Jika sekali lagi burung kakak tua itu menyebut saya “UGLY” saya akan mengajukan tuntutan perbuatan tidak menyenangkan dan saya akan memastikan Anda membayar setiap sen nya atas perbuatan itu” Dengan marahnya. “Maaf sekali, Bu. Saya pastikan dia tidak akan melakukannya lagi”, jawab sang pemilik.

Keesokan harinya, saat wanita itu lewat lagi di depan pet shop tersebut kakak tua berkata, “Hey, lady.” Wanita tersebut berhenti dan memandangi burung itu. Si burung bergelayutan di sangkarnya, lalu melihat lagi ke wanita itu dan berkata, “You know.”

“Hey, lady..  You know”

Pelajaranku

Siapa pun bisa mengganggu pikiran kita. Yang perlu mereka lakukan hanya mengucapkan sesuatu dan terus mengulangi pesan itu. Beberapa ilmuwan sudah membuktikan bahwa terus menerus mengulang sebuah pesan akan membuat otak kita memprosesnya seolah-olah itu adalah cerminan diri kita.

Terutama jika itu pesan yang negatif.

Manusia cenderung lebih memperhatikan hal negatif di bandingkan sesuatu yang positif. Kita tidak bisa mencegah orang mempengaruhi pikiran kita dengan aksi abusif mereka, terutama serangan melalui kata-kata, perundungan (bully).


Stop Abusive Act!

Kita bisa mencegah perluasannya. Verbal Bullies sangat berbahaya, terutama di kalangan anak-anak atau lingkungan sekolah.

Banyak sekali korban perundungan yang mengakhiri hidup mereka karena tidak dapat lagi menahan perlakuan tersebut. Hal ini sangat meresahkan. Akibat bahayanya aksi perundungan itulah, PBB pada Tahun 2012 mencanangkan hari Anti Bullying yang diperingati setiap tanggal 4 Mei.

Semua pihak harus bekerjasama untuk mencegah perluasan aksi perundungan. Mulailah dari lingkup terkecil, diri sendiri dan keluarga. Dengan mempersiapkan anak-anak, jangan sampai mereka menjadi korban atau pun pelaku aksi tersebut.

Kembali ke ajaran norma dan etika, pentingnya berlaku sopan, perkataan maupun perbuatan. Mari memaknai kembali peribahasa “Mulutmu Harimau mu“.

Stop Abusive Act! (AR)


Related Posts:

7 Comments

  • Leman

    Wkwkwkwk lucu banget dahhh

  • Alex

    Stop or just ignore them. They’re just people (or bird), don’t let them make you down. Just be kind to those unkind people, they need it most

    • Agree.

      ‘Cause we are beautiful no matter what they say
      Yes, words won’t bring us down, no, no
      We are beautiful in every single way
      Yes, words can’t bring us down, oh, no…

      • Nina

        Thanks… Admin

  • Setuju dgn kata2 “Mulut Mu Harimau Mu” Jadi kita harus lah bisa untuk selalu menjaga nya.

    • Benar, mulailah dg menjaga HATI, dg itu mudah2an lisan kita pun terjaga ya Kak Novri

      • Novrita pertama sari

        InsyaAllah….
        semua itu benar dengan kita menjaga hati insyaallah mulut kita pun ikut terjaga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Publisher artikel lifestyle yang dikemas menarik, dengan tips dan opini, serta didesain secara kekinian untuk pembaca setia.