No Tepung, No Gluten. Real Food Yang Terbaik

Memasuki dunia bebas tepung dan gluten bukan berarti kita harus membatasi diri dari kenikmatan kuliner untuk menjadi “Separuh aku lemak”. Justru, ini membuka pintu gerbang menuju dunia “real food” yang penuh dengan rasa dan nutrisi. No Tepung, No Gluten. Just Real Food.

Coba kamu bayangkan, hidangan lezat di meja makan kamu terbuat dari tepung almond, kelapa, singkong, atau jagung, yang kaya akan serat dan vitamin. Rasakan kelembutan ubi jalar yang diolah menjadi roti, atau nikmati kesegaran salad penuh sayuran berwarna-warni, hirup segarnya kuah pindang patin yang legendaris itu. Bayangkan, Banyangkan!

Bebas gluten bukan tentang pantangan “Ini boleh, itu gak boleh”, tapi tentang memilih makanan yang benar alami dan sehat lagi menyehatkan. Ini adalah kesempatan untuk menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara, dan menemukan kembali kesederhanaan dan kelezatan “real food”.

No Tepung, No Gluten. Just Real Food

Bagi mereka yang mengikuti gaya hidup bebas gluten “no untuk tepung-tepungan”, dunia kuliner bisa terasa terbatas yaa. Serasa dijajah belanda untuk ke sekian kalinya. Tapi apa boleh buat, ternyata “si tepung terigu”, bahan dasar banyak hidangan lezat, merupakan sumber gluten utama.

Namun, jangan khawatir! Ada banyak alternatif tepung yang bebas gluten dan terbuat dari bahan-bahan alami, lho. Ini bisa kita temukan dengan mudah. Beberapa pilihan tepung bebas gluten seperti: tepung almond, tepung kelapa, tepung singkong, dan tepung jagung. Masing-masing dari ‘mereka’ memiliki tekstur dan rasa yang unik, ‘tampaknya bisa diolah dengan baik”, sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam hidangan.

Selain tepung tepungan, penting yaa kak untuk memperhatikan bahan-bahan lain yang mungkin bisa saja mengandung gluten. “Orang sekarang ini, apa pun bisa di olah”. Saus, bumbu, dan produk olahan lainnya sering kali mengandung gluten. Baca, cermati dan pilih produk yang bebas gluten.

Karena Itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Gak Bahaya Ta? Gluten, protein yang terkandung dalam gandum, gandum hitam, dan jelai, dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan, untuk sebagian orang. Bahaya gluten yang perlu diwaspadai, seperti: penyakit celiac, sensitivitas gluten non-celiac, alergi gandum, dan gangguan pencernaan.

Gluten memicu reaksi autoimun pada orang dengan penyakit celiac, menyerang usus halus dan mengganggu penyerapan nutrisi. Orang dengan sensitivitas ini mengalami reaksi terhadap gluten, meskipun tidak memiliki penyakit celiac. Gejalanya bisa mirip dengan penyakit celiac, tetapi biasanya lebih ringan.

Gluten dapat memperburuk gejala pada orang dengan irritable bowel syndrome (IBS) dan penyakit radang usus (IBD). Ada beberapa penelitian kesehatan, menunjukkan bahwa “konsumsi gluten berlebihan” dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Patut dibenarkan, tidak semua orang yang mengonsumsi gluten akan mengalami efek berbahaya juga. Tapi semakin kesini-sini, banyak orang mengolah makanan mereka semua dengan gluten, tanpa sadar itu sudah berlebihan. Semua makanan ditepungi, “Anak pun ikut ditepungi, jika mau berangkat sekolah”. lol.

Jelajahi Dong Kuliner Nusantara Free Gluten

Katakan dengan penuh kebanggaan, “Indonesia”, surga kuliner dengan kekayaan rempah dan tradisi, ternyata juga menawarkan petualangan rasa yang lezat bagi para penikmat makanan bebas gluten. Dari Sabang sampai Merauke, berbagai hidangan nusantara siap memanjakan lidah keluarga dan teman-teman tanpa khawatir gluten.

Hidangan nasi, singkong rebus, papeda dan lauk pauk menjadi pilihan utama. Nasi putih pulen, nasi merah bernutrisi, atau nasi liwet gurih, dapat dinikmati bersama lauk pauk bebas gluten seperti ayam goreng bumbu rempah, ikan bakar kecap, sayur lodeh, atau sambal goreng ati.

Bagi pecinta hidangan berkuah, gulai ikan patin pedas, soto ayam kampung, atau sup konro sapi siap menghangatkan tubuh dan memuaskan rasa lapar. Hidangan tradisional seperti urap sayur, pecel nya Bu Ani, atau gado-gado Mas Pras, kaya akan serat dan vitamin, menjadi pilihan tepat untuk camilan sehat dan mengenyangkan.

Jajanan tradisional pun tak kalah menggoda. Kue putu bambu, klepon singkong, atau onde-onde tepung beras, menghadirkan rasa manis legit yang bebas gluten. Kreasi modern seperti burger roti singkong, pizza kulit cauliflower, atau pasta tepung jagung, menunjukkan bahwa hidangan bebas gluten tak kalah inovatif dan lezat.

Makanan Bebas Gluten yang Mungkin “Bisa Saja Salah”

Super sekali! Popularitas diet bebas gluten telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dan banyak orang mulai mengikuti tren ini tanpa benar-benar memahami apa artinya. “Ikut-ikutan saja begitu”. Dan ternyata ini menyebabkan banyak kesalahpahaman dan mitos tentang gluten dan diet bebas gluten.

Ada banyak pertanyaan tentang makanan bebas gluten yang bisa kita luruskan, misalnya:

Diet bebas gluten sama dengan tidak makan karbohidrat?

Faktanya, Gluten itu protein yang di temukan dalam gandum, gandum hitam, dan jelai. Ini bukan jenis karbohidrat. Oleh karena itu, mengikuti diet bebas gluten tidak berarti kamu sekalian harus menghindari semua karbohidrat. Ada banyak sumber karbohidrat bebas gluten yang sehat, seperti: padi-padian alias beras, quinoa, ubi jalar, dan buah-buahan.

“Gluten-free’ pada label makanan benar-benar nol gluten?

Huuuh, ini yang terjadi untuk kesekian kalinya. Label “bebas gluten” tidak selalu berarti bahwa makanan tersebut benar-benar bebas gluten. Di Indonesia sendiri, produk dapat di beri label “bebas gluten” jika mengandung gluten kurang dari 20 ppm (bagian per juta). Bagi orang dengan penyakit celiac atau sensitivitas gluten non-celiac, jumlah kecil gluten ini pun bisa menimbulkan masalah.

Produk makanan bebas gluten tidak mengandung bahan dasar dari gandum?

Meskipun produk bebas gluten tidak boleh mengandung gandum, mereka masih dapat di buat dengan bahan lain yang berasal dari gandum, seperti: real tepung gandum, wheatgrass, atau barley grass. Penting untuk membaca label dengan cermat dong untuk memastikan bahwa produk tersebut benar-benar sesuai keinginan yaitu bebas gluten.

Mengindari makanan dengan gluten membuat lebih sehat?

Ternyata tidak, kecuali kamu memiliki penyakit celiac atau sensitivitas gluten non-celiac, tidak ada bukti bahwa menghindari gluten bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Faktanya, beberapa produk bebas gluten mungkin kurang sehat juga daripada produk yang mengandung gluten. Loh kok bisa? Yaa, karena di tambahkan banyak gula, lemak, dan zat pengental untuk meningkatkan rasa dan tekstur.

Real Food Yang Terbaik

Memasak tanpa tepung dan gluten bukan berarti kita semua harus mengorbankan rasa, aroma, bentuk, dan kenikmatan. Dengan sedikit kreativitas dan pengetahuan, semua dapat menciptakan hidangan lezat dan bergizi yang bukan hanya bebas gluten, tetapi sehat secara nutrisi.

Intinya seeeh, Gluten bukanlah si kambing hitam dari penyakit mu. Tapi pola makananmu lah yang menyebabkan semua penyakit itu datang dan pergi. Asal makan, asal kenyang, asal gurih, dan asal banyak. Jadinya asal-asalan.

Kuliner nusantara lebih sehat, bebas gluten, bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga membangun budaya dan tradisi. Makanan terbaik di dapat dari bahan-bahan terbaik. Seseorang tak bisa hidup sehidup-hidupnya, mengasihi dengan apa yang Tuhan kasih, jika belum makan dengan baik.

Salam Dyarinotescom.

Related Posts:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kumpulan artikel lifestyle yang dikemas menarik, dengan tips dan opini, serta didesain secara kekinian untuk pembaca setia.