alam

Jujur Pengantar ke Surga

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah bersabda: “Sesungguhnya kejujuran itu mengantarkan kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan (seseorang) ke surga. Orang yang berbuat jujur akan terus berbuat jujur hinga di tulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur.”

Ya, berawal dari kejujuran dapat berakhir dengan nikmat surga. Itulah setidaknya yang diajarkan Rasulullah kepada kita. Banyak berkah lain yang dapat di peroleh dari sikap jujur, di antaranya:

 

1. Di janjikan pengampunan dari Allah dan pahala yang besar

“Inilah saat orang yang jujur memperoleh manfaat dari kebenarannya. Mereka memperoleh surge yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada-Nya.”  (QS. Al-Ma’idah:119)

 “… Sungguh laki-laki dan perempuan yang jujur… Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”  (QS. Al-Ahzab:35).

 

2. Orang jujur akan di kumpulkan dengan para nabi, syuhada’ dan orang-orang shalih

“Dan siapa yang menaati Allah dan Rasul (Muhammad) maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang di berikan nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para pencinta kebenaran (kejujuran), orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Mereka itulah yang sebaik-baiknya teman.” (QS. An-Nisa’: 69).

 

  Surat untuk Penimbun Barang (Hoarder)

3. Jujur, pengendali diri sejati

Jujur memberi kekuatan utama pada proses pengendalian seseorang, agar selalu berada di jalan yang diridhoi Allah SWT.

 

4. Jujur menjadi karakter istimewa seorang mukmin

Seorang muslim sejati senantiasa berupaya menjaga amanah dengan kejujurannya.  Sikap jujur menjadi cermin keimanan seseorang. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 177 yang menyatakan sifat orang yang bertaqwa adalah orang yang jujur dan benar (dalam sikap, ucapan, dan perbuatan).

 

5. Jujur memberi ketenangan

Jujur merupakan parameter ketenangan hati. Seperti hadits Rasulullah dalam riwayat Imam Turmuzi: “Kejujuran identik dengan ketenangan hati. Dusta identik dengan was-was dan keraguan.” 

 

6. Jujur menjanjikan keselamatan

Dengan kejujuran, seorang hamba akan mencapai derajat orang-orang yang mulia dan selamat dari segala keburukan.

 

7. Jujur melahirkan kepercayaan

Orang yang senantiasa berkata jujur akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain dan tentu saja akan dirahmati serta dikasihi Allah SWT.

 

Sobat Dyari, sikap jujur dapat tertanam jika dibiasakan. Beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk memotivasi kejujuran:

 

  Sekelumit Tentang Hati

1. Menumbuhkan rasa percaya diri

Rasa percaya diri yang besar dapat menjadikan seseorang tidak mudah terpengaruh oleh selera rendah yang berbeda dengan keyakinan diri.

 

2. Hadirkan perasaan bahwa Allah SWT senantiasa melihat hamba-Nya

Tidak ada manusia yang paling mengetahui perbuatan bohong dan tidak jujur kecuali pelakunya sendiri dan tentunya Allah Sang Maha Mengetahui yang nampak dan yang tersembunyi di balik kedipan mata sekalipun.

 

3. Gantungkan keyakinan bahwa penilaian hakiki hanya dari Yang Maha Kuasa

Jangan terlalu mengandalkan penilaian manusia, karena penilaian mereka selalu berbeda-beda.

 

4. Menyakini bahwa puncak dosa adalah perbuatan bohong

Ibnu Qayyim rahimahullah pernah mengingatkan bahwa satu pintu dosa akan mendorong pelakunya membuka pintu-pintu dosa yang lain. Begitu juga satu pintu ketaatan akan menggiring pelakunya membuka pintu kataatan yang lain. Karena itu hati-hatilah terjerumus melakukan satu dosa.

 

5. Menyadari ujung dusta tidak akan pernah baik

Seperti yang pernah disabdakan Rasulullah bahwa kejujuran akan menenangkan jiwa, sedangkan dusta akan membuat pelakunya senantiasa gelisah sehingga akan berupaya membuat dusta lainnya untuk menutupi yang sebelumnya.

 

  Balance Your Life

Selamat berlaku jujur!

Wallahu a’lam.


2 thoughts on “Jujur Pengantar ke Surga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Dyarinotes is protected
%d bloggers like this: